Di tengah gemerlap kota Dublin, Bayer Leverkusen bersiap melanjutkan perayaan mereka. Setelah sukses meraih gelar juara Bundesliga dengan kemenangan atas Augsburg, Leverkusen kini mengalihkan fokus mereka ke kompetisi yang tidak kalah prestisius: final Liga Europa.
Kemenangan 2-1 atas Augsburg bukan hanya sekedar tiga poin, melainkan penegasan dominasi Leverkusen di liga domestik. Mereka berhasil menutup musim tanpa terkalahkan, sebuah prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Bundesliga. Dengan 28 kemenangan dan enam hasil seri, Leverkusen telah menorehkan sejarah baru.
Namun, perayaan harus segera disingkirkan karena tugas berikutnya sudah menanti. Di Aviva Stadium, Dublin, pada Kamis dini hari WIB, Leverkusen akan berhadapan dengan Atalanta dalam pertarungan yang menentukan. Ini bukan hanya tentang memenangkan satu trofi lagi, tetapi juga tentang mengejar mimpi menjadi treble winners.
Baca Juga :
Pelatih Xabi Alonso mengerti betul pentingnya momen ini. “Kami punya rencana untuk menghadapi Atalanta, tapi para pemain masih merasakan atmosfer luar biasa dari perayaan gelar juara Hari Sabtu. Kami ingin menambahkan lagi,” ujar Alonso. Fokusnya jelas: mempersiapkan tim untuk dua pertandingan terakhir yang akan menentukan nasib mereka musim ini.
Leverkusen telah bermain 51 pertandingan musim ini, dan setiap pertandingan telah membawa mereka semakin dekat dengan sejarah. Kini, hanya dua pertandingan lagi yang memisahkan mereka dari predikat treble winners. Dengan semangat dan determinasi yang mereka bawa dari Bundesliga, Leverkusen siap untuk berpesta sekali lagi, kali ini di Dublin.
.jpeg)