Film "Vina Sebelum 7 Hari" tidak hanya menggunakan kematian Vina oleh geng motor sebagai alat untuk menarik perhatian online, melainkan juga sebagai dorongan untuk perbaikan sistem hukum. Meskipun kasusnya belum sepenuhnya terpecahkan, tujuan utama film ini adalah untuk memperjuangkan keadilan. Dengan mengangkat cerita yang sensitif ini, film tersebut menekankan pentingnya proses hukum yang adil, tanpa memandang siapa pelakunya.
Sutradara Anggy Umbara berani memilih kasus tragis kematian Vina yang diserang oleh geng motor dengan harapan agar kasus ini dapat diselesaikan oleh aparat hukum dengan menangkap pelaku yang masih bebas dan mengadili pelaku utamanya.
Anggy Umbara menyatakan bahwa ini bukan hanya masalah perilaku nakal, tetapi kriminalitas yang serius. Dia ingin meningkatkan kesadaran akan hal ini dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. Anggy ingin memastikan bahwa kasus ini diselesaikan dan membuktikan bahwa hukum di Indonesia benar-benar efektif.
Menurut Dheeraj, film Vina: Sebelum 7 Hari akan ditayangkan di ratusan layar pada hari pertama, dimulai dari Rabu (8/5), dengan harapan mendapat sambutan yang baik. Dheeraj berencana menonton film tersebut di Cirebon bersama keluarga almarhumah. Sementara itu, Lydia Kandou bersyukur atas kesempatan terlibat dalam film tersebut karena tema bully yang diangkat dianggap penting untuk disuarakan. Lydia merasa terpanggil untuk menerima peran dalam film ini karena kisahnya nyata dan tertarik dengan perannya setelah membaca skenario.
Film Vina dimulai dengan adegan yang penuh dramatis di mana Vina (diperankan oleh Nayla Purnama) ditemukan meninggal dan jenazahnya ditemukan di flyover Cirebon. Pada awalnya, kejadian ini dianggap sebagai kecelakaan tunggal, tetapi nenek Vina (diperankan oleh Lydia Kandou) merasa curiga karena cedera yang dialami Vina tidak sesuai dengan kecelakaan motor. Namun, mereka tidak memiliki cukup bukti untuk menolak versi resmi dari kejadian tersebut.
Kemudian, Vina menggunakan tubuh sahabatnya, Linda (diperankan oleh Gisellma Firmansyah), dalam jangka waktu terbatas sebelum 7 hari setelah kematiannya untuk mengungkap kebenaran yang mengguncang. Film ini mendapat dukungan penuh dari keluarga Vina untuk menggambarkan korban-korban dari geng motor di Cirebon.
Tonton filmnya: DI SINI
