![]() |
| Gambar: Fadia Arafiq, Gibran Rakabuming Raka, Arif Sugiyanto |
Provinsi Jawa Tengah dikenal dengan beragam kepala daerahnya yang berkomitmen untuk membangun dan memajukan wilayahnya. Dari sekian banyak bupati, ada tiga yang menonjol dengan kekayaan yang mereka laporkan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berikut adalah tiga bupati terkaya di Jawa Tengah:
1. Fadia Arafiq - Bupati Pekalongan
Fadia Arafiq adalah bupati terkaya di Jawa Tengah dengan total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp134.886.576.202. Kekayaannya terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas. Sebagai seorang pejabat publik, Fadia dikenal transparan dalam melaporkan kekayaannya dan berkomitmen untuk mengembangkan Kabupaten Pekalongan menjadi lebih maju dan sejahtera.
Kekayaan tersebut terdiri dari beberapa jenis aset yang dirinci sebagai berikut:
1. Tanah dan Bangunan: Fadia memiliki sejumlah tanah dan bangunan dengan nilai total sebesar Rp114.975.000.000. Aset ini tersebar di berbagai lokasi strategis yang berpotensi tinggi untuk berkembang lebih lanjut. Nilai tanah dan bangunan ini mencerminkan investasi signifikan dalam properti yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah setempat.
2. Alat Transportasi dan Mesin: Kekayaan Fadia juga mencakup alat transportasi dan mesin senilai Rp1.198.500.000. Ini termasuk berbagai kendaraan yang digunakan untuk keperluan pribadi dan dinas. Nilai ini menunjukkan kemampuan mobilitas yang baik, baik untuk kegiatan sehari-hari maupun tugas resmi sebagai bupati.
3. Harta Bergerak Lainnya: Selain tanah dan kendaraan, Fadia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp2.129.000.000. Harta bergerak ini dapat berupa berbagai aset seperti perhiasan, barang antik, dan koleksi lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
4. Kas dan Setara Kas: Dalam bentuk likuid, Fadia memiliki kas dan setara kas senilai Rp16.584.076.202. Kas dan setara kas ini mencerminkan likuiditas tinggi yang memungkinkan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, serta kesiapan untuk investasi jangka pendek atau mendadak.
5. Harta Lainnya: Fadia juga melaporkan harta lainnya yang bernilai Rp1.500.000.000. Harta ini mungkin mencakup investasi dalam bentuk saham, obligasi, atau aset finansial lainnya yang memberikan pendapatan tambahan.
6. Hutang: Di sisi lain, Fadia juga memiliki hutang sebesar Rp1.500.000.000. Hutang ini mencakup kewajiban finansial yang perlu dilunasi, namun tidak mengurangi secara signifikan total kekayaannya.
Fadia Arafiq telah menunjukkan transparansi dalam melaporkan kekayaannya sebagai pejabat publik. Dengan kekayaan yang signifikan ini, ia memiliki potensi untuk mendukung pembangunan dan berbagai program kesejahteraan di Kabupaten Pekalongan. Laporkan LHKPN ini juga menunjukkan komitmen Fadia terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya sebagai bupati.
Baca Juga: Restu Dari Gibran Rakabuming Raka.
2. Gibran Rakabuming Raka - Walikota Solo
Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo dan putra sulung Presiden Joko Widodo, telah melaporkan kekayaannya pada tahun 2022 sebesar Rp 26,03 miliar. Kekayaannya meningkat sekitar Rp 734 juta dibandingkan tahun 2021.
Mayoritas harta Gibran adalah tanah dan bangunan senilai Rp 17,33 miliar yang tersebar di Kota Solo dan Kabupaten Sragen. Semua properti tersebut diakui sebagai hasil sendiri, bukan warisan atau hibah. Selain itu, Gibran memiliki aset bergerak berupa kendaraan senilai Rp 332 juta yang terdiri dari 4 mobil dan 3 motor, termasuk Toyota Avanza, Isuzu Panther, dan Royal Enfield.
Untuk harta lainnya, Gibran memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 3,1 miliar, serta harta lainnya senilai Rp 5,52 miliar. Dia juga memiliki utang sebesar Rp 551,58 juta.
Rincian Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka:
1. Tanah dan Bangunan: Rp 17,33 miliar
2. Kendaraan Bermotor: Rp 332 juta
3. Harta Bergerak Lainnya: Rp 260 juta
4. Kas dan Setara Kas: Rp 3,1 miliar
5. Harta Lainnya: Rp 5,52 miliar
6. Utang: Rp 551,58 juta
Gibran juga memiliki beberapa kendaraan, termasuk dua unit Toyota Avanza, satu Isuzu Panther, dan motor Royal Enfield serta Honda CB-125.
Baca Juga: Cara Mendeteksi Tanda² Kulit Sensitif dan Mengatasi Alergi.
3. Arif Sugiyanto - Bupati Kebumen
Arif Sugiyanto, Bupati Kebumen, memiliki total kekayaan senilai Rp19.399.381.137 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang diserahkan pada tahun 2023. Kekayaan ini terbagi dalam beberapa kategori aset, yang mencerminkan diversifikasi kepemilikan harta oleh sang bupati.
Kekayaan tersebut terdiri dari beberapa jenis aset yang dirinci sebagai berikut:
1. Tanah dan Bangunan: Arif Sugiyanto memiliki tanah dan bangunan senilai Rp5.750.000.000. Aset ini tersebar di beberapa lokasi strategis, termasuk tanah dan bangunan di Kebumen dan Bekasi. Investasi dalam properti ini menunjukkan komitmen Arif dalam mengelola harta dengan bijaksana serta memanfaatkan peluang investasi di sektor properti.
2. Alat Transportasi dan Mesin: Kekayaan Arif Sugiyanto juga mencakup alat transportasi dan mesin senilai Rp1.914.000.000. Di antara aset-aset ini, terdapat beberapa kendaraan bermotor yang digunakan untuk keperluan pribadi maupun dinas. Salah satu aset yang paling mencolok adalah pesawat terbang pribadi jenis Tecnam P92 Echo Super. Kepemilikan pesawat ini tidak hanya menunjukkan tingkat kekayaan, tetapi juga mobilitas dan fleksibilitas Arif dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai bupati.
3. Harta Bergerak Lainnya: Selain tanah, bangunan, dan alat transportasi, Arif juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp562.000.000. Harta bergerak ini meliputi berbagai peralatan dan barang-barang bernilai tinggi yang dimiliki oleh sang bupati.
4. Kas dan Setara Kas: Jumlah kas dan setara kas yang dimiliki Arif Sugiyanto mencapai Rp3.403.381.137. Aset dalam bentuk likuid ini memberikan fleksibilitas finansial yang tinggi, memungkinkan Arif untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun melakukan investasi yang cepat.
5. Harta Lainnya: Kategori ini mencakup harta-harta lain yang tidak termasuk dalam kategori sebelumnya, dengan total nilai Rp8.250.000.000. Harta ini dapat mencakup investasi dalam bentuk saham, obligasi, atau aset keuangan lainnya yang dimiliki oleh Arif Sugiyanto.
6. Hutang: Meskipun memiliki kekayaan yang signifikan, Arif Sugiyanto juga memiliki hutang sebesar Rp480.000.000. Hutang ini menunjukkan adanya kewajiban finansial yang harus dipenuhi, meskipun dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan total kekayaannya.
Secara keseluruhan, harta kekayaan Arif Sugiyanto mencerminkan kemampuan manajemen keuangan yang baik serta investasi yang bijaksana dalam berbagai jenis aset. Sebagai seorang pejabat publik, transparansi dalam melaporkan kekayaan menjadi penting untuk menunjukkan integritas dan komitmen terhadap akuntabilitas. Arif Sugiyanto, dengan kekayaan yang dilaporkan ini, menunjukkan bahwa ia tidak hanya berfokus pada tugas-tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki visi dan strategi keuangan yang kuat untuk memastikan keberlanjutan kesejahteraan keluarganya dan mendukung pembangunan daerah yang dipimpinnya.
Baca Juga: Anis Baswedan Maju Kembali di Pilkada DKI Jakarta
Ketiga bupati ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan harta kekayaan bagi pejabat publik. Dengan melaporkan kekayaan mereka secara terbuka, mereka tidak hanya mematuhi peraturan, tetapi juga memberikan contoh kepemimpinan yang baik bagi masyarakat.

.jpeg)

